Kamis, 30 Maret 2017

TEMANGGUNG TOBACCO COMMAND CENTER (TTCC) BERBASIS INTERNET GATEWAY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI TEMBAKAU DI KABUPATEN TEMANGGUNG

TEMANGGUNG TOBACCO COMMAND CENTER (TTCC) BERBASIS INTERNET GATEWAY  SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI TEMBAKAU DI KABUPATEN TEMANGGUNG

Achmad Sofiyudin dan Achsanul Fiqri
Universitas Sebelas Maret

ABSTRAK

Tembakau terbaik dari Indonesia dihasilkan di wilayah Kabupaten Temanggung. Namun, kondisi kesejahteraan petani tembakau ternyata jauh dari kata sejahtera. Hal tersebut dibuktikan dengan pendapatan rata-rata petani tembakau dan buruh tani yang masih rendah yaitu sekitar Rp. 413.374/bulan. Berlakunya sistem ekonomi monopsoni menjadi penyebab utama permasalahan. Keuntungan yang seharusnya diterima oleh petani tembakau, terpotong oleh pihak tengkulak/broker yang bersifat vertikal. Di Kabupaten Temanggung telah ada Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) yang mewadahi para petani tembakau Temanggung. Akan tetapi keberadaan APTI belum maksimal dalam  memberikan akses informasi, komunikasi, dan advokasi kepada petani tembakau terkait sistem jual beli tembakau. Oleh karena itu, adanya Temanggung Tobacco Command Center (TTCC) dapat menjadi alternatif solusi bagi  petani tembakau di Kabupaten Temanggung. TTCC merupakan sebuah lembaga dengan sistem informasi manajamen terpadu berbasis Internet Gateway untuk pengendalian tembakau di Temanggung diwujudkan dalam aplikasi smartphone. Pengelola terdiri dari  pihak  pemerintah, swasta (industri rokok), petani tembakau, dan kelompok petani tembakau.  Program utama yaitu menutup ruang gerak tengkulak/broker  yang bersifat vertikal. Dalam hal ini TTCC berfungsi sebagai pusat informasi dan bertugas sebagai komunikator petani kepada industri rokok terkait penentuan harga tembakau.  TTCC terdiri dari tiga tingkatan yaitu TTCC  pusat di kabupaten, TTCC II di kecamatan, dan TTCC III di kelurahan. Sistem kerjanya adalah petani tembakau yang tersebar di 20 kecamatan di Temanggung harus terdata dan terintergrasi  dalam  TTCC. Sistem TTCC akan menyebarkan informasi kepada petani tembakau terkait informasi penawaran harga secara real time dan diberikan pilihan satuju dan tidak yang harus dikirimkan kembali ke TTCC melalui aplikasi. Penerapan sistem ini secara otomatis akan menutup ruang gerak para broker. TTCC juga berperan sebagai fasilitator, edukator yang memberikan akses informasi kepada petani tembakau secara real time terkait informasi cuaca, pengelolaan tembakau, dan ritel pemasaran. Dengan begitu pendapatan petani tembakau akan meningkat dan akan tercipta kesejahteraan bagi petani tembakau.


Kata Kunci :   Petani Tembakau, Digital Society, ICT,  Pendapatan Meningkat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar